Di terminal kedatangan Bandara Cengkareng tampak seorang kolektor menunggu
rekan sejawatnya dari Amerika. Tiba saatnya pesawat landing dan sang
kolektor melihat rekan sejawatnya sedang memegang jari tangan sambil
mulutnya komat-kamit.
Sesampai di ruang tunggu sang kolektor bertanya, "Tadi saya lihat kamu
memegang jari sambil komat-kamit, kenapa?" (setelah diterjemahkan dalam
bahasa Indonesia). "Saya kabari keluarga di Amerika kalo saya sudah sampai,"
jawabnya. "Oh... jadi yang di jari anda itu Hand Phone (HP)?" tanya si
kolektor lagi. "Iya, ini saya beli waktu berkunjung ke Swiss," jawab si
Amrik.
Si kolektor tertarik pada HP temannya yang super mungil dan berniat
mengoleksinya. "Gimana jika HP itu saya bayar dengan harga mahal?" tanyanya.
Rekan sejawatnya ternyata menolak.
"Gimana jika kita sepakati untuk Tender Jalan Bawah Laut anda yang
kerjakan," kata sang kolektor penasaran. "Apapun akan saya lakukan demi HP
itu." Lalu sang kolektor menyiapkan surat perjanjian dan menyodorkannya.
Karena nilai proyek itu jauh lebih besar dari harga HPnya, si Amrik setuju.
Setelah surat-surat beres ditandatangani, ia lalu menyerahkan HPnya yang
berbentuk cincin ke sang kolektor dan juga menyerahkan dua buah kopor besar
yang dibawanya.
"Maaf, kopornya tidak termasuk dalam perjanjian," kata si kolektor
keberatan.
Dengan tenang si Amrik menjawab, "Ohh, ini adalah baterenya, tanpa ini HPnya
nggak akan bisa dipakai."
******************************
DRAKULA.
Ada 3 drakula, mereka sedang bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan
sadis. Drakula yang paling muda dapat kesempatan duluan.
Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya
penuh berlumuran darah, seringainya serem. "Kalian lihat desa di seberang
bukit itu ?" Yang dua ngangguk, "Iya, lihat..." "Desa itu... habiis !"
Yang paling tua panas juga, dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit kemudian
balik, mukanya juga penuh dengan cucuran darah. "Kalian lihat kota yang itu
?", katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener. "Iya, lihat",
yang dua ngangguk juga. "Kota itu juga habis !", katanya sambil tertawa
serem.
Drakula yang terakhir tambah panas, dia juga pengen show off. Akhirnya dia
juga lari sekelebat. Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampai
setengah menit dia udah balik, dengan muka yang berlumuran darah juga.
Temennya yang dua berpikir dalam hatinya, "Gila nih drakula, sangar amat,
ternyata dia yang paling jago dan sadis !"
Sambil ngos-ngosan drakula terakhir itu teriak, "Kalian lihat tiang listrik
pas di belokan sana ?" "Lihat, lihat !", kata yang lain serempak. "Asli...
gua kagak lihat !!!"
*******
Kakek Tua
Seorang kakek tua berusia 85 tahun pergi mengunjungi dokter kelamin
Untuk memeriksa kandungan spermanya.
Sang dokter mengambil sebuah toples kecil dan berkata, "Bawa toples
Kecil ini pulang, dan bawa kembali esok hari dengan contoh sperma Anda
didalamnya."
Keesokannya kakek tua tersebut datang kembali ke klinik dan
Memberikan toples kecil itu kepada sang dokter. Akan tetapi toples kecil itu
Masih kosong seperti kemarin, bersih dan tidak ada sedikit sperma pun
didalamnya.
Sang dokter bertanya mengapa toples itu masih kosong, dan sang kakek tua
menjawab; "Begini dok, saya sudah coba dengan tangan kanan saya, tapi tidak
bisa. Saya coba dengan tangan kiri saya, tetap tidak bisa.
Lalu saya minta bantuan isteri saya. Ia gunakan tangan kanannya,
Tidak bisa. Ia gunakan tangan kirinya, tetap tidak bisa. Istri saya
Mencoba dengan mulut, tapi masih tidak bisa juga."
Kami akhirnya memanggil Arlin gadis tetangga sebelah. Ia mencoba
Dengan tangan kanan, tapi tidak bisa. Ia mencoba dengan tangan kiri, tetap
Tidak bisa.
Ia mencoba dengan kedua tangannya, masih tidak bisa juga. Dicoba
Diapit dengan ketiak Arlin masih tidak bisa juga.
Bahkan Arlin sudah mencoba dengan menjepit diantara kedua pahanya,
Tetapi tidak bisa juga." Ungkap kakek tua.
Bapak sampai minta bantuan gadis tetangga sebelah???" Tanya sang
Dokter sambil takjub.
"Iya, dan sampai sekarang saya, istri saya dan Arlin tetap tidak
Bisa membuka tutup toples ini." Jelas kakek tua.
*****
KENA BATUNYA
Ada seorang biarawati (suster) cantik dan seorang hippies naik bis kota bersama-sama. Hippies itu sangat bernafsu melihat suster tersebut.
Akhirnya ia tidak tahan dan berkata, "Maukah suster bercinta dengan saya?" Suster itu menjawab, "Tidak mungkin, kan saya seorang suster, kekasih Tuhan".
Akhirnya suster itu turun dari bis....Sopir bis yang bernama Bartje menguping pembicaraan itu, berkata pada hippies itu, "Kamu mau
bercinta dengan suster itu ? Bayar aku Rp 100.000,- , nanti saya kasih tahu rahasianya."
Hippies itu membayarnya, dan Bartje memberikan nasehatnya :
"Suster itu memiliki kebiasaan berdoa setiap Selasa malam di tempat suci di belakang gereja. Kamu harus berpakaian putih dan berkilau-kilau lalu berbuat seolah-olah kamu itu "Tuhan", dan memintanya untuk bersetubuh dengan kamu."
Hippies itu setuju dan menunggu hingga Selasa malam. Memang benar
suster itu datang berdoa dengan khusuk. Sehabis doa, hippies itu muncul dan berkata, "Aku akan kabulkan seluruh permintaan kamu, asalkan kamu mau bersetubuh dengan aku ?"
Suster itu menjawab, "Karena aku kekasih Tuhan, jadi aku bersedia.
Tetapi agar aku tetap perawan, sebaiknya dilakukan secara anal-sex."
(suster atau biarawati memang harus perawan sepanjang hidup). Hippies itu setuju lalu terjadilah persetubuhan itu.....
Selesai semuanya itu, hippies itu berteriak...., "Ha.. ha... ha...
aku bukan Tuhan.... Aku hippies." Suster itu juga berteriak, "ha... ha...
ha.. . aku juga bukan suster. Aku adalah Bartje (sopir Bis) "
*****
Reuni
Darsono, Wardi, Sugeng dan Jono janjian mengadakan reuni
di Restoran CJDW. Sambil makan, mereka berempat
ber-bincang² sambil bernostalgia.
Setelah makan Darsono pamit meninggalkan teman²nya sebentar
untuk nyanyi karaoke, "Minta lagu apa Rek? Last Kiss tah?"
Sambil mendengarkan Darsono nyanyi, teman²nya melanjutkan obrolan
mereka. "Bagaimana anak anakmu Geng?" tanya Wardi ke Sugeng.
Sugeng bercerita: "Oo, baik² saja, anak saya kan dua.
Yang cewek ikut suaminya jadi Kapolres di Medan. Sedangkan
yang cowok sudah jadi boss, pabriknya dua, pabrik sepatu
dan pabrik mie. Tapi ya gitu..., saya yang jadi bapaknya
saja ndak pernah dibelikan motor sama sekali, eeeh... pas
kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318i gress."
"Lha kalau anakmu War?" Wardi pun bercerita, "Anakku
tiga cowok semua, yang dua kerja di Amerika, yang
bonthot sekarang sudah jadi direktur developer rumah.
Tapi agak gendeng juga anak saya yang bonthot ini.
Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu
kemarin pacarnya ulang tahun di belikan rumah baru."
"Kalau kabar anakmu bagaimana Jon?" Sekarang Jono yang
cerita, "Anak saya empat, cowok satu, cewek tiga.
Sekarang sudah pada mandiri. Yang paling sukses ya
anakku yang cowok. Sekarang jadi pialang saham.
Cuman ya agak nggak bener juga. Lha... saya ini nggak
pernah di kasih uang sama sekali, tapi kemarin waktu
pacarnya ulang tahun di kasih deposito 100 juta."
Setelah Jono cerita, Darsono selesai karaoke, "Nyritain
apa sih Rek?". "Ini lho Dar, pada nyritain anaknya,
gimana anakmu Dar?" tanya Jono. Setelah
nyalain rokok, Darsono mulai cerita:
"Anakku cuma satu, tapi payah. Aku ingin dia jadi ABRI,
eeeh malah jadi bencong. Sudah lima tahun dia buka salon,
dari dulu sampek sekarang ya teteeep aja nyalon. Tapi
meskipun bencong dia tetep anak ku. Apalagi dasarnya
anaknya itu baik, pergaulannya luas dan sayang sama
bapaknya. Setiap dapat rejeki saya pasti diberi.
Kemarin pas dia ulang tahun, ada temannya yang ngado
BMW 318i gress, rumah baru, dan deposito 100 juta.
Dia bilang semua itu buat bapak saja, dia
tetep seneng buka salon saja katanya.
*****
trick kalo mau cabut kantor lebih cepet...
Suatu sore, jam 4 di sebuah kantor di sekitar Sudirman ada seorang
pegawai kantor yang lagi bete... pingin pulang, tetapi belum jam pulang.
Si bos yang orang asing pasti gak ngijinin, bahkan sering nyuruh-nyuruh lembur.
Akhirnya sang pegawai punya ide...dia berdiri di atas mejanya dan
mengangkat satu tangannya ke atas.
Si bos kaget & nanyain: "What are you doing?"
Jawab si pegawai: " I am the lamp of this office". Si bos mikir... anak
buahnya stress kali. Akhirnya dia suruh pulang si pegawai.
Langsung begitu diijinkan pulang, berkemas-kemaslah dia. Ketika berjalan
keluar mendekati check clock, teman kantor yang duduk di sebelahnya pun
berkemas-kemas & mengikuti dia. Si bos bingung & menegur temannya itu.
"Where will you go?" tanyanya.
" Go home, sir. I cannot continue to work without the light of the lamp,
it's too dark.".............
*****************